Kultum masalah Pacaran
Pada
kesempatan kultum kali ini saya akan
membahas tentang Mengapa Islam melarang berpacaran ?
#saya akan
mengambil jawaban yang sdikit sederhana saja. ;
Karena Islam menghargai wanita.
Dengan berpacaran kemungkinan besar melakukan zinah yang lebih besar. (dalam
al-qur’an disebutkan ,”walaa taqrouzzina” dan jangan lah engkau mendekati
zinah) Dekat saja tidak boleh, apalagi melakukan.
Contoh :
dari hal kecil saja, awalnnya Cuma pegangan tangan, naik level menjadi pelukan,
ciuman dan yang lebih parah lagi melakukan hubungan seks bebas. Lihat pada
kenyataannya, banyak yang sudah terjadi di Indonesia atau disekitar kita. ?
Sering
muncul pada anak remaja sekarang pertanyaan seperti ini,
*apaklah aku
salah jika tidak mendapatkan kasih dan perhatian yang lebih dari seseorang yang
aku suka? Ini adalah pernyataan yang salah, karena apa? Cinta buta itu
mengalahkan Logika. Seperti kejadian gadis yang hamil diluar nikah karena
pacarnya.
#Apakah
pacarnya itu banyak yang mau bertqanggung jawab? Apakah ini tujuannya pacaran?
Tentu tidak
bukan, memang cinta itu hanya kau dapatkan dari pacarmu saja? Masih ada yang
lebih sayang padamu yaitu TUHAN dan
ORANG TUA mu.
Jadi wajar
Islam tidak mengenal Pacaran, karena dampak kerugiannya sangat besar. Dalam
islam hanya mengenal ta’aruf
(perkenalan) dan pernikahan.
Ada 2 kutipan
yang saya ambil dari seseorang, yang
Pertama,
> pacaran lah stelah nikah, jangan
pacaran sebelum nikah.
Lalu kutipan
ke-2, > pacar yang baik itu jarang sekali bertemu, sekali bertemu langsung kepenghulu.
Sekian
Kultum dari saya, kalau banyak salah kata dan kepanjangan mohon dimaafkan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar