Senin, 09 Mei 2016

Kultum masalah Pacaran

Pada kesempatan kultum kali ini saya akan  membahas tentang Mengapa Islam melarang berpacaran ?

#saya akan mengambil jawaban yang sdikit sederhana saja. ;

            Karena Islam menghargai wanita. Dengan berpacaran kemungkinan besar melakukan zinah yang lebih besar. (dalam al-qur’an disebutkan ,”walaa taqrouzzina” dan jangan lah engkau mendekati zinah) Dekat saja tidak boleh, apalagi melakukan.

Contoh : dari hal kecil saja, awalnnya Cuma pegangan tangan, naik level menjadi pelukan, ciuman dan yang lebih parah lagi melakukan hubungan seks bebas. Lihat pada kenyataannya, banyak yang sudah terjadi di Indonesia atau disekitar kita. ?



Sering muncul pada anak remaja sekarang pertanyaan seperti ini,

*apaklah aku salah jika tidak mendapatkan kasih dan perhatian yang lebih dari seseorang yang aku suka? Ini adalah pernyataan yang salah, karena apa? Cinta buta itu mengalahkan Logika. Seperti kejadian gadis yang hamil diluar nikah karena pacarnya.

#Apakah pacarnya itu banyak yang mau bertqanggung jawab?  Apakah ini tujuannya pacaran?

Tentu tidak bukan, memang cinta itu hanya kau dapatkan dari pacarmu saja? Masih ada yang lebih sayang padamu yaitu TUHAN  dan ORANG TUA mu.



Jadi wajar Islam tidak mengenal Pacaran, karena dampak kerugiannya sangat besar. Dalam islam hanya mengenal  ta’aruf (perkenalan) dan pernikahan.

Ada 2 kutipan yang saya ambil dari seseorang, yang

Pertama, >  pacaran lah stelah nikah, jangan pacaran sebelum nikah.

Lalu kutipan ke-2, > pacar yang baik itu jarang sekali bertemu, sekali bertemu langsung kepenghulu.



Sekian Kultum dari saya, kalau banyak salah kata dan kepanjangan  mohon dimaafkan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar